# cp smb.conf smb.conf.ori
# == Global Settings ==
[global]
# -- Network Related Options --
workgroup = WORKGROUP
server string = Samba Server
netbios name = Samba
interfaces = lo eth0
hosts allow = 127. 192.168.1.
# -- Logging Options --
log file = /var/log/samba/%m.log
max log size = 5000
# -- Standalone Server Options --
security = share
passdb backend = tdbsam
# -- Domain Controller Options --
domain master = yes
domain logos = no
os level = 33
preferred master = yes
# -- Name Resolution --
wins support = yes
# -- Printing Options --
load printers = yes
cups options = raw
[homes]
comment = Home Directories
browseable = no
writable = yes
; valid users = %S
; valid users = MYDOMAIN\%S
[boy]
comment = Boy Directories
path = /home/boy
browseable = yes
writable = yes
valid users = boy
[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
browseable = no
guest ok = no
writable = no
printable = yes
- Workgroup: Menentukan nama identitas workgroup atau domain dan tidak dibedakan apakah itu huruf besar atau kecil. Biasanya, Windows menggunakan nama Workgroup sebagai domain sehingga harus disesuaikan oleh file samba.
- Server string: Menetukan isi pesan yang ditampilkan pada saat klien pada saat berhasil login dalam domain.
- netbios name: Menentukan nama yang dipakai server SMB dalam jaringan. Nama yang dipakai tidak boleh melebihi 16 karakter dan tidak boleh ada karakter spasi serta tidak mempedulikan apakah itu huruf besar atau kecil.
- interfaces: Menentukan interface mana yang akan digunakan oleh server samba
- host allow: Menentukan alamat IP host yang diperbolehkan mengakses server SMB
- log file: Menentukan direktori untuk log samba
- max log size: Menentukan ukuran maksimal ukuran log yang seharusnya dapat dicapai
- security:
menentukan level keamanan server SMB yang juga menentukan bagaimana
cara server SMB menanggapi permintaan klien. Ada 3 level yaitu:
b. user : Klien SMB harus melakukan login supaya dapat menggunakan sumber daya jaringan.
c. server : Server SMB menggunakan server SMB lain untuk melakukan validasi klien SMB dan klien SMB harus melakukan login supaya dapat menggunakan sumber daya jaringan. Pada level ini, diperlukan pengaturan nama NETBIOS server password untuk autentifikasi (password server = nama_netbios)
- passdb backend: informasi tentang user disimpan di dalam file ini
- domain master: Menentukan apakah server SMB dapat berfungsi sebagai browser master domain. Supaya dapat berfungsi sebagai server domain, server SMB harus dapat berfungsi sebagai browser master domain
- domain logos: Menentukan apaka server SMB dapat berfungsi sebagai server logon domain untuk klien Windows 95 atau PDC (primary Domain Controller) bagi Windows NT dan windows 2000.
- preferred master: Menentukan supaya server SMB dapat memaksa browser lokal pada startup dan memberi kesempatan lebih tinggi untuk memenangkan persaingan pemilihan server domain.
- wins support: Menentukan apakah server SMB dapat berfungsi sebagai server WINS
- load printers: Membiarkan kita me-load daftar printer-printer secara otomatis dibandingkan menyetting printer-printer tersebut secara sendiri-sendiri
- cups options: Mengijinkan kita untuk masuk ke option cup, misalnya memilih raw yang akan mengijinkan kita menggunakan driver-driver di klien windows
- comment: Menentukan teks yang akan terlihat oleh klien pada saat login
- browseable: Menentukan akses browse bagi user lain
- writable: menentukan akses tulis pada masing-masing user
The specified network password is not correct.
Hal ini karena windows masih terhubung dengan server samba dan masih menyimpan password user samba yang lama. Untuk mengatasi hal tersebut, maka di dalam windows pada area toolbar pilih Tools lalu pilih Disconnect Network Drives.
Setelah itu, seharusnya user samba dapat memasukkan passwordnya yang baru.

























